Pengalaman Magang di SMP Negeri 2 Tempeh

Assalamualaikum Wr. Wb. Halo semuanya. Disini aku mau cerita tentang pengalaman magang aku, semoga cerita aku tidak membosankan bagi yang baca karena semua ini aku tulis tanpa rekayasa dan apa adanya.
Pengalaman Magang di SMP Negeri 2 Tempeh
Pengalaman Magang di SMP Negeri 2 Tempeh

Hari permata masuk magang 28 Januari 2009. Aku masih merasa canggung karena tidak terlalu kenal dengan para guru dan staf di SMP Negeri 02 Tempeh. Aku merasa sangat bosan pertama kali harus melewati 2,5 bulan ke depan. Ada pepatah mengatakan "Tak kenal makanya Tak sayang" tetapi untungnya para guru-guru disana ramah-ramah, baikhati, dermawan, suka bercanda, ya walaupun kadang marah itupun karena kami (aku dan teman-teman) melakukan kesalahan. Marah itu bagiku adalah tanda sayang guru-guru kepada kami, marah itu memberi tahu mana yang baik dan yang benar.

Alhamdulillah Pembimbing Kami disana sangat baik beliau bernama Pak Sabar sesuai dengan namanya beliau sifatnya sangat penyabar, ramah, tidak suka marah-marah, dan penyayang. Apalagi Bu Siti Aisyah biasa dipanggil Bu Isa beliau juga tidak kalah penyayangnya kepada kami, sabar, baik, dan penuh perhatian. Apalagi kami sering di traktir mie ayam sama mie goreng, jujur aku seneeeeeeeeng banget. Makasih ya Bu Isa. Tidak lupa juga Pak Syamsul dan Kak Tutik dari beliau berdualah saya mendapat ilmu yang berkaitan/berhubungan dengan sosialisasi (dengan orang banyak), bertambah banyak pandangan terhadap setiap orang atau lebih jelasnya bisa memahami karakteristik masing-masing orang. Kak Fathkur adalah orang yang banyak memberikan ilmunya kepada kami, Kak Fathkur orangnya ramah, suka bercanda dan juga tegas bertanggung jawab, dia sangat sabar mengajari hal yang tidak kami mengerti.

Tentang Kepsek (Pak Mahfud, S.Pd, M.Pd) SMP Negeri 02 Tempeh, Beliau orangnya baik, tegas, penyanyang, sabar, dermawan dan juga sedikit suka bercanda. Pesan yang aku dapat dari beliau. Beliau berkata kepada kami "Beliau sangat berterima kasih karena sudah membantu pekerjaan di SMP Negeri 02 Tempeh dan juga beliau sangat heran kenapa kami mau magang disana? Karena beliau merasa kasihan kepada kami pekerjaan disana tidak sesuai dengan jurusan kami, ya walaupun ada sedikit pekerjaan untuk anak jurusan TKJ (Tekhnik Komputer dan Jaringan) tapi semua itu tidak menghalangi kami untuk mendapatkan ilmu dari manapun, kapanpun, dan dari siapapun, tapi walaupun begitu kami mendapatkan ilmu lain yang semoga saja suatu saat bermanfaat yaitu mendapat ilmu jurusan perkantoran. Tidak mudah untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan baru tapi beliau berkata untuk mengerti semua hal tentunya butuh belajar, adatasi dan juga ketekunan". Selain itu kami juga mendapat pengalaman dan itu semua langsung contohnya menerima telepon, menerima tamu dll. Sekilas tentang kepala sekolah SMP Negeri 02 Tempeh.

Tentang guru-guru dan nama-nama guru. Banyak sekali karakter guru-guru yang saya jumpai di SMP Negeri 02 Tempeh ada yang penyayang, penyabar, jail, dermawan, dsb. Ada guru yang kadang membuat aku senang, sedih kadang juga marah karena gurunya sangat jail karena ke jailannya itulah kami sering kali dibuat tertawa. Beliau bernama Pak Heri, Pak Heri orangnya sangat jail tapi walaupun jail sebenarnya dia orangnya baik. Hal yang paling aku benci dari pak Heri adalah ketika dia memanggilku dengan sebutan Ndut karena menurutnya badanku gendut, padahal menurutku badanku nggak gendut-gendut banget duh narsis nya diriku. Hahaha. Tapi kebanyakan guru-guru disana baik dan penyabar.

Adapun nama karyawan Staf TU (Tata Usaha) di SMP ini adalah: Pak Sabar, Bu Isa, Kak Fathkur, Kak Aggris. Para Staf TU menurut para karyawan yang rajin dan bertanggung jawab kepada pekerjaannya. Aku kagum kepada Bu Isa beliau orang rajin dan juga sangat teliti dalam mengerjakan sesuatu hal.

Staf Perpustakaan (Mbak Nurul dan Mbak Dety ) Staf Perpus menurutku Kak Nurul dan Kak Dety orang yang sangat telaten, teliti dan juga sabar dalam memberikan pelayanan kepada para siswa.

Staf Bantu-Bantu (Mas Sigit, Mas Lukman, Mas Muji, Mas Yani) Staf bantu-bantu mereka semua sangat rajin dan juga mereka sering bercanda dengan kami.

Pak Syamsul adalah guru yang paling dekat denganku, betapa tidak hampir setiap hari kecuali hari minggu bersama-sama menjaga kopsis, bercanda, Beliau orangnya suka bercanda, ramah kepada siapa saja, hampir-hampir aku menganggap beliau seperti ayah bagiku maaf sebelumnya kalau terlalu berlebihan. Dan juga Kak Tutik tidak kalah baiknya dengan Pak Syamsul, Kak Tutik adalah staf koperasi dia sangat baik dan juga penyabar. Aku belajar banyak dari Kak Tutik, tak hanya itu dia tak hanya bekerja tetapi bekerja sambil mengasuh anaknya. Anak Kak Tutik.

Setiap pagi sampai jam pulang sekolah berada di tempat yang sama. Perasaan yang ku sara saat magang lebih banyak senangnya dari pada dukanya. Hal yang paling aku suka saat magang adalah seringnya ditraktir sama guru-guru di antaranya Bu Isa, Pak Syamsul, Bu Sri, Pak Eko, Pak Sunar, Pak Imron dll. Kadang juga selain ditraktir oleh guru-guru sering juga makan bersama-sama dengan para guru.

Pengalaman yang aku dapat kan di SMP Negeri 02 Tempeh buat bekal ku nanti semoga saja suatu saat bermanfaat. Dari SMP Negeri 02 Tempeh aku bisa. Hal yang paling terpenting adalah mengetahui betapa tugas guru amatlah berat betapa tidak setiap pagi guru-guru berangkat dari rumahnya dengan tujuan memberikan ilmunya kepada anak didiknya ya walaupun bermacam-macam karakter para murid ada murid yang penurut, pembangkang, nakal dll. Tak hanya itu guru memikul tanggung jawab yang sangat berat karena guru berperan penting selama ada di sekolah guru adalah orang tua di sekolah. Guru nama lainnya adalah "Pahlawan tanpa tanda Jasa". (The hero without the medals).

Hari Sabtu 11 April 2009 kami pamit kepada kepsek, guru-guru, serta karyawan SMP Negeri 02 Tempeh suasananya begitu mengharukan betapa tidak dalam waktu 2,5 bulan lamanya bersama melewati waktu di SMP Negeri 02 Tempeh. Kami pamit kepada guru-guru, staf Tu, Pak Sabar, Pak Samsul, Pak Sunar, Pak Martuji, Kak Fathkur, Mas Aggris, Bu Isa, Mbak Tutik, Bu Sri. Saat Ulfa berjabat tangan dengan Bu Isa dia menangis karena terharu betapa tidak Ulfa sangat dekat dengan Bu Isa bagaikan ibu sendiri. Sebelum pulang dari SMP Negeri 02 Tempeh kami ditraktir oleh Bu Isa mie ayam. Setelah puas berpamitan kami semua langsung pulang ke rumah kami dan bersiap-siap kembali ke sekolah tercinta kami SMK Mulia Tempeh.

Terima kasih kepada Mas Zaenul yang sudah membimbing kami selama ini sebelum magang. Saya minta maaf kepada Mas Zen apa yang saya tulis tidak sesuai dengan inti ceritanya. Jujur Mas Zen kalau aku disuruh mengarang pastinya banyak nggak akan sedikit jadi maaf jika ceritanya terlalu panjang dan juga membosankan. Sebelumnya aku minta maaf kepada Mas Zen karena foto aku tidak ada jadinya aku ganti foto teman-teman maaf yah Mas Zen. Setetes Tinta Bisa Menggerakkan Sejuta Manusia Untuk Berfikir. Waalaikum salam wr. wb.

Penulishttps://sakuravita.wordpress.com/cerita-suka-duka-pengalaman-magang/

Belum ada Komentar untuk "Pengalaman Magang di SMP Negeri 2 Tempeh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel